3 Penyebab Sedikitnya Jumlah Vitamin K pada Bayi

Vitamin K memainkan peran perlu dalam menolong pembekuan darah serta menghindar perdarahan yang terlalu berlebih. Sayangnya, faedah vitamin K yang satu ini tidak dapat dirasa seutuhnya oleh bayi yang baru lahir.

Vitamin K dapat kita dapatkan dari bakteri dalam usus serta makanan yang kita mengkonsumsi seperti daging, strobery, telur, kacang-kacangan, kedelai, brokoli, asparagus, bayam, product olahan susu, minyak sayuran, sereal, hati, ikan, kembang kol, kubis, selada, kacang edamame, wortel, labu, delima, bluberi, anggur, serta beda sebagainya.

3 Penyebab Sedikitnya Jumlah Vitamin K pada Bayi

Minimnya jumlah vitamin K pada badan dapat buat timbulnya memar besar cuma karna cedera kecil. Diluar itu, luka yang kecil meskipun akan tidak berhenti keluarkan darah untuk saat yang begitu lama. Untuk menghindar keadaan itu berlangsung, kita memerlukan konsumsi vitamin K yang cukup.

Nah, kenyataannya pada bayi yang baru lahir jumlah vitamin K pada badan mereka amat sedikit. Hal semacam ini pasti dapat mengakibatkan perdarahan yang serius bila tidak selekasnya dikerjakan, maka dari itu disamping harus mempersiapkan semua perlengkapan bayi baru lahir anda juga harus memerhatikan kesehatan janin dalam kandungan. Sedikitnya jumlah Vitamin K pada bayi dikarenakan oleh :

  1. Waktu bayi berkembang dalam kandungan, jumlah vitamin K yang diserap lewat plasenta sedikit.
  2. Bakteri baik yang hasilkan vitamin K belum juga ada pada usus bayi yang baru lahir.
  3. Jumlah vitamin K dalam ASI sedikit, hingga bayi dengan ASI eksklusif tidak memperoleh cukup konsumsi vitamin ini. Namun janganlah menjadikan hal semacam ini jadi argumen Anda tidak memberi ASI pada Si K Susu formula memanglah ada yang ditambah dengan vitamin K, namun jumlah vitamin K pada bayi yang minum susu formula bahkan juga tetaplah begitu rendah sepanjang sekian hari.

Rendahnya jumlah vitamin K pada bayi yang baru lahir dapat buat Si Kecil alami perdarahan yang begitu kronis, umpamanya memar pada kulit, perdarahan sesudah sunat, perdarahan pada umbilikus, usus, atau otak. Perdarahan pada otak bisa menyebabkan rusaknya otak yang penting serta kerapkali dikatakan sebagai penyakit hemoragik pada bayi baru lahir atau haemorrhagic disease of the newborn (HDN).

Resiko perdarahan serius karena kekurangan vitamin K juga akan bertambah bila bayi terlahir prematur, sakit kronis, ada problem pada organ hatinya, terlahir dengan forceps, ventouse, atau operasi caesar, miliki luka memar saat dilahirkan, susah bernapas waktu dilahirkan, atau sang ibu konsumsi obat sepanjang kehamilan.

Tahukah Anda bila semuanya bayi, tanpa ada melihat type kelamin, ras, atau latar belakang etnisnya, berisiko tinggi alami perdarahan karna kekurangan vitamin K atau yang dimaksud juga vitamin K deficiency bleeding (VKDB) ini? Perdarahan itu berlangsung paling tidak hingga mereka mulai dapat konsumsi makanan umum (biasanya pada umur 4-6 bln.) serta hingga bakteri di usus mulai buat vitamin K.

Untungnya, perdarahan karna kekurangan vitamin K dapat dengan gampang dihindari. Langkahnya dengan memberi suntikan vitamin K pada otot paha bayi sesudah dilahirkan. Suntikan vitamin K itu dapat dipending hingga 6 jam sesudah bayi dilahirkan supaya bayi serta ibu dapat membuat ikatan terlebih dulu. Ibu juga bisa melarang jika tidak inginkan anaknya disuntik vitamin K.

Faedah vitamin K bukan sekedar untuk orang dewasa, namun juga untuk bayi yang baru lahir. Tanyakanlah pada dokter atau bidan yang menolong persalinan apakah suntikan vitamin K diperlukan oleh bayi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *