Keuntungan dan Kerugian Menyewa Kantor

Gambar terkait

Bagi sebagian besar entrepreneur, kantor merupakan salah satu modal yang diperlukan dalam melaksanakan rutinitas usahanya. Kantor ada beragam jenis, misalnya berupa ruko kecil, garasi, gedung pencakar langit, ataupun hanya berupa sebidang tanah kosong, semuanya tergantung jenis usaha yang dijalankan. Secara umum, ada dua opsi untuk mendapatkan hak penggunaan kantor, yaitu dengan

  • cara membeli, atau
  • menyewa.

Bagi para pengusaha yang bermodal cetak (kecil), maka opsi menyewa merupakan pilihan yang bijak.

Sedangkan jika punya dana lebih, maka pilihan membeli kantor bisa menjadi strategi bisnis yang baik. Jika anda masih bingung antara rencana membeli atau menyewa kantor, maka anda bisa mempertimbangkan terlebih dahulu plus minusnya menyewa kantor, seperti yang diuraikan di bawah ini:


1. Kerugian Menyewa Kantor

Hak Penggunaan Terbatas

Biasanya dalam penyewaan kantor ada beberapa perjanjian yang membatasi penyewa untuk mengeksplorasi dan mempermak kantor yang disewa sesuai dengan keinginannya. Harus mendapat izin terlebih dahulu dari sang pemilik. Sementara jika ingin menambah bangunan baru biasanya menjadi beban penyewa, dan jika masa kontrak habis, bangunan tersebut jadi milik pemberi sewa.

Tidak Akan Menikmati Kenaikan Nilai Investasi

Nilai tanah dan bangunan selalu naik tiap tahunnya. Dengan sistem sewa, maka kita tidak akan menikmati kenaikan nilai investasi properti tersebut.

Dibayang-bayangi Kenaikan Biaya Sewa Tiap Tahunnya

Saat kantor yang kita sewa mulai berkembang dan ramai, tentu banyak orang yang mengincarnya, sehingga secara tidak langsung akan menaikkan nilai sewanya. Dan ketika masa kontrak penyewaan berakhir maka biaya sewa menjadi berlipat dan memberatkan.

Resiko Kehilangan Kantor Lebih Besar

Sistem sewa tentu membuat  kita tidak memiliki hak penuh. Terkadang disaat kita ingin memperpanjang kontrak sewa, sang pemilik justru tidak bersedia karena alasan tertentu, misalnya akan digunakan sendiri atau disewakan ke pihak lain yang berani memberi uang sewa lebih banyak. Hal ini tentu menjadi kerugian kita.

Terikat dalam Perjanjian Tertentu

Menyewa kantor tentu didasari oleh suatu kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut tentunya harus saling menguntungkan. Namun, tak jarang kita harus menerima perjanjian sewa yang agak memberatkan kita sebagai penyewa. Butir-butir perjanjian yang kurang menguntungkan untuk kita merupakan salah satu kelemahan opsi sewa tempat.

2. Keuntungan Menyewa Kantor

Menghemat Modal Usaha

Pilihan membeli kantor tentu harus mengeluarkan modal yang lebih besar dari pada menyewa, bahkan dana yang harus dikeluarkan bisa lebih dari 1000 kali lipat. Nah dengan sistem sewa, maka modal usaha yang tersedia dapat lebih dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja bisnis yang dilakoni.

Dapat Lebih Mudah Pindah Tempat

Terkadang kita menyadari bahwa kantor yang telah kita pilih ternyata kurang cocok atau profitable, sehingga kita harus mencari lokasi usaha yang lebih menjanjikan. Dengan sistem sewa, maka kita lebih fleksibel untuk berpindah-pindah memilih kantor yang paling menguntungkan.

Biaya Pemeliharaan Lebih Murah

Biaya renovasi dan pemeliharaan biasanya dibebankan kepada pemilik kantor yang kita sewa. Dengan demikian kita dapat lebih menghemat anggaran perbaikan kantor.

Lebih Gampang  Memproyeksi Perencanaan Anggaran

Dengan nilai kontrak sewa tertentu, maka kita sebagai penyewa dapat mengetahui seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan dan memproyeksi seberapa banyak keuntungan atau kerugian bisnis dalam jangka pendek.

Resiko Lebih Kecil

Resiko kerugian ini terkait dengan kerusakan bangunan kantor yang kita sewa akibat bencana alam dan kejadian tak terduga lainnya. Jika banguan kantor yang kita sewa hancur karena gempa bumi, maka kerugian bangunan tersebut diderita oleh sang pemilik gedung. Oleh karena itu, para pemberi sewa biasanya mengasuransikan bangunannya untuk meminimalkan ancaman kerugian tersebut. Dan hal ini membuat kita sebagai penyewa memiliki potensi resiko kerugian yang lebih kecil hubungi kami.

Beberapa Hal Yang Membuktikan Investasi Saham Lebih Menguntungkan Dari Investasi Properti

Hasil gambar untuk saham
Investasi saham seperti value investing mempunyai banyak keuntungan dibandingkan dengan investasi jenis lainnya. Salah satu keuntungan investasi saham yang banyak sukai adalah adanya kemudahan untuk melakukan transaksi jual dan beli saham secara online.
Keuntungan investasi saham yang kedua adalah adanya sifat mudah dijual atau istilah lainnya adalah mudah dicairkan atau dijadikan uang bila dibandingkan dengan investasi bentuk lainnya (misalkan, Properti atau Emas).
Saham tidaklah  rumit dan tidak bikin susah. Ketika sedang membutuhkan dana karena adanya kebutuhan mendadak maka dengan cepat pula Saya bisa memenuhinya yaitu dengan menjual sebagian saham. Berbeda jika investasi yang Saya miliki dalam bentuk properti, Saya mungkin perlu waktu berminggu-minggu, bulan bahkan tahun untuk bisa mencairkan properti Saya dalam bentuk uang. Kalau pun bisa dalam hitungan hari atau minggu mungkin Saya harus melepas dengan harga yang sangat tidak menguntungkan.
Keuntungan investasi saham yang ketiga adalah kita dapat melakukan transaksi beli dan jual saham dimana saja tempatnya bahkan ketika Anda sedang berlibur karena untuk melakukan transaksi ini Anda tidak perlu tatap muka secara langsung dengan penjual atau pembeli.
Dengan adanya keuntungan investasi saham yang ketiga ini menjadikan investasi saham sebagai investasi yang fleksibel yang artinya dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Sehingga sangat mempermudah mereka yang terlalu sibuk dengan pekerjaan (khususnya karyawan) untuk melakukan investasi. Anda tidak perlu pergi keluar kantor karena disela waktu Anda melakukesan pekerjaan, Anda dapat melakukan investasi saham.
Keuntungan investasi saham yang keempat adalah kita dapat memperoleh tambahan pemasukan secara pasif (passive income) dari pembagian dividen. Semakin besar jumlah saham yang Anda miliki maka semakin besar dividen yang Anda peroleh. Dan inilah konsep dasar yang menjadi alasan kenapa orang perlu investasi saham.
Jadi, ketika Anda membeli sebuah saham perusahaan katakanlah PT Jasa Marga (JSMR), Tbk yang bergerak dibidang usaha Jalan Tol maka secara langsung Anda adalah sebagian pemilik perusahaan jalan tol terbesar tersebut secara proporsional.
Ketika PT Jasa Marga, Tbk mendapatkan keuntungan Rp 267,- per saham maka secara langsung Anda juga mendapatkan keuntungan yang sama yaitu Rp 267,- per saham. Tetapi untuk kemajuan usaha biasanya keuntungan tersebut tidak semuanya dibagi. Sebagian dijadikan keuntungan yang ditahan untuk dikembalikan lagi menjadi modal usaha biar jalan tol nya tambah panjang serta tambah pemasukan dan sebagian lagi dibagikan dalam bentuk dividen kepada para pemegang saham nya.
Misalkan saja dari keuntungan Rp 267,- per saham tadi Rp 50,- per saham dibagikan kepada para pemegang saham maka jika Anda mempunyai 1 juta lembar saham PT Jasa Marga, Tbk maka dividen yang Anda peroleh sebesar 50 juta Rupiah dalam setahun.
Keuntungan investasi saham yang kelima adalah kita dapat menjual saham yang kita miliki dengan harga yang lebih tinggi dibanding dengan harga beli nya (mekanisme trading maksudnya). Jadi tidak hanya investasi di properti saja kita dapat melakukan mekanisme trading seperti ini tetapi didalam saham pun kita dapat melakukannya.
Dengan adanya keuntungan investasi saham yang seperti ini maka ada istilah trading saham. Keuntungan dan kerugian yang diperoleh dari mekanisme trading biasa disebut dengan istilah
1. capital gain
2. capital loss.
Keuntungan investasi saham yang keenam adalah kita akan mempunyai sebuah bisnis secara langsung ketika kita membeli sebuah saham. Keuntungan investasi saham yang keenam ini erat hubungannya dengan keuntungan investasi saham yang keempat.
Contoh, ketika Anda membeli saham PT Jasa Marga, Tbk meskipun hanya 1 lembar saja maka sebenarnya Anda memiliki perusahaan tersebut. Makanya ketika mereka mendapatkan keuntungan dari mengoperasikan jalan tol dan ingin berbagi keuntungan kepada para pemilik usaha berupa dividen, Anda pun mendapatkannya.
Jadi, jika Anda bukan orang yang suka ribet dalam menjalankan sebuah bisnis tetapi ingin mempunyai sebuah bisnis maka investasi saham bisa dijadikan sebuah pilihan.
Keuntungan investasi saham yang ketujuh adalah bahwa investasi jenis ini dapat dilakukan oleh siapa saja, ,mulai dari:
  • anak-anak,
  • mahasiswa,
  • ibu rumah tangga,
  • pegawai,
  • dll.
Dengan modal minimal (Rp 100.000,-) kita sudah bisa memiliki sebuah saham.